Say yes or no kepada produk” yang menurunkan berat badan tanpa olahraga ?

Hai teman-teman

Seperti yang kita ketahui nih, amat banyak produk yang di iklankan di media-media seperti internet,TV, ataupun media-media lainnya.Salah satu produk yang sering di iklankan adalah produk yang “katanya” bisa menurunkan berat badan kita, yang mana membuat para pembaca iklan akan tertarik untuk membeli dan menkonsumsi produk tersebut.Mungkin memang fakta setelah kita menkonsumsi produk tersebut, angka timbangan kita turun.Namun apakah angka yang turun benar-benar disebabkan oleh kita kehilangan massa lemak ? atau malahan massa otot ?

Berikut beberapa produk dan aspek yang perlu diperhatikan dalam menentukan akan menggunakan produk” diet atau tidak :

1.Slimming Tea = Green Tea ?

Saking banyaknya iklan produk slimming tea di media-media, menyebabkan banyak sekali orang-orang disekitar saya berasumsi bahwa Slimming Tea = Green Tea dan Green Tea = Slimming Tea .

Hal ini terjadi seiring berjalannya waktu.Green Tea yang pada faktanya adalah minuman sehat dan berfungsi untuk memblok lemak jahat, lama kelamaan imagenya tertutup oleh slimming tea yang ada di pasaran.Sehingga setiap kali saya menyatakan “saya ingin meminum green tea” , maka respon dari orang-orang disekitar saya adalah “pasti setelah ini kamu akan mules dan akan pergi ke toilet” .

Hal ini adalah hal yang harus kita koreksi

Green Tea mengandung antioksidan yang tinggi dan berfungsi untuk mencegah masuknya lemak jahat dari makanan yang kita konsumsi (lemak daging, gorengan, es krim, dan masih banyak hal lainnya) .

dan Green Tea tidak menyebabkan kita mules.

sedangkan Slimming Tea adalah produk yang pada umumnya diciptakan dengan tujuan menurunkan berat badan konsumen dengan membuat para konsumen “mules” dan melakukan BAB lebih sering dibandingkan normalnya.

2.Sering BAB, lalu berat badan turun, dikatakan sukses sebagai diet?

Hal ini masi berhubungan dengan poin sebelumnya tentang produk yang dikonsumsi.Banyak orang yang berasumsi bahwa dengan mereka “mencuci perut” mereka, dan angka ditimbangan turun, maka mereka sukses diet.

ini adalah hal yang SALAH BESAR.Karena dalam proses BAB,yang dibuang adalah produk hasil proses pencernaan yang memang harus dibuang.”harus dibuang” disini diartikan dengan cepat atau lambat, kitapun akan melakukan BAB dan membuang kotoran-kotoran tersebut.Dan memang angka ditimbangan turun,namun adakah lemak yang terbuang ? jawabannya TIDAK.

Produk – produk diet juga banyak yang menyebabkan kita masi mules setelah kita melakukan BAB, padahal hal-hal yang seharusnya dibuang sudah kita buang.Lantas, pernahkah teman-teman sekalian bayangkan apa yang terbuang dalam proses BAB ketika kita sudah membuang hal-hal yang seharusnya dibuang?

produk-produk tersebut akan memaksa tubuh kita membuang makanan makanan yang paling terakhir kita lahap (sebelum proses pencernaan selesai).Hal ini akan mengganggu proses penyerapan nutrisi yang kita butuhkan untuk tubuh kita, karena sebagian besar nutrisi yang masih belum secara total diserap oleh tubuh kita sudah lebih dahulu dipaksa untuk dibuang dalam proses BAB.Dan tentunya ini bukanlah hal yang baik untuk tubuh kita.angka timbangan memang turun, namun lemak tidak berkurang sama sekali.Malah hal ini akan menyebabkan tubuh kita kekurangan nutrisi yang diperlukan untuk beraktivitas.

3.Produk susu diet yang mengakibatkan keterikatan

Amat banyak juga produk diet yang di tawarkan dalam bentuk susu.Untuk beberapa minggu pertama, hasil yang di berikan mungkin memuaskan keinginan sang konsumen.Lalu sampai kedalam bulan kesekian anda mengkonsumsinya dan merasa efeknya tidak efektif lagi, maka anda memutuskan untuk berhenti.Nah, kasus yang paling sering terjadi adalah setelah para konsumen berhenti menkonsumsinya.Berat badan mereka kembali meningkat dan kembali menggemuk, bahkan melebihi berat badan saat mereka belum menkonsumsi produk tersebut.Untuk apa kita melakukan diet, namun menghasilkan suatu keterikatan terhadap suatu produk? bukankah itu berarti kita mengikat kontrak dengan produk tersebut? karena pada kenyataannya kita bisa mendapat hasil yang lebih optimal dan sehat dengan beberapa aktivitas simple tanpa harus terikat dengan produk produk tertentu yang belum tentu membawa efek positif ke kita.

Kesimpulan yang bisa kita ambil dari tulisan saya kali ini adalah

1.Green Tea (alami dan bukan produk minuman ringan) = aman dikonsumsi dan amat sangat direkomendasikan di konsumsi satu cangkir sehari untuk proses blokade lemak jahat dari makanan-makanan yang kita konsumsi.Dan yang terpenting Green Tea TIDAK SAMA DENGAN Slimming Tea.

2.Angka timbangan tidak menentukan kesuksesan diet anda

Dalam proses diet, kita dikatakan sukses apabila kita berhasil menurunkan kadar lemak didalam tubuh kita meski angka timbangan tidak berubah (karena bisa saja dalam prosesnya massa otot kita bertambah).Dan cara-cara untuk menurunkan kadar lemak akan dibahas pada artikel-artikel yang akan datang.

3.Saya amat tidak merekomendasikan anda mengonsumsi produk penurun berat badan.Salah satu alasannya adalah karena jika manfaat yang ingin diambil hanyalah memperlancar proses pencernaan,maka kita bisa mengakalinya dengan mengonsumsi buah-buahan dan memperbanyak minum air putih.

Saya harap artikel ini membantu teman-teman pembaca sekalian

Terima kasih🙂

see you in the next article😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s